Tempat Penyimpanan Data Terbesar di Dunia

data center terbesar di dunia


Apakah anda pernah sekilas pernah berfikir dimana tempat penyimpanan foto foto anda yang di upload di social media, dimana tempat penyimpanan video yang anda upload di Youtube. Semua itu disimpan ditempat yang mempunyai nama "Data center" atau tempat penyimpanan data.

Pengertian Data Center 


Data center adalah tempat sekumpulan server atau komputer yang terdapat di satu lokasi yang digunakan untuk menyimpan data yang masuk kedalam jaringan data center tersebut. Jadi data center adalah tempat penyimpan file file yang kalian upload dimedia sosial ataupun di Youtube.

Pada saat ini sudah banyak dibangun data center yang besar seiring dengan kebutuhan dunia untuk menyimpan data.


Data Center Terbesar di Dunia


1. Inner Mongolia Information Park

Lokasi : Mongolia
Total Luas : 3.500 km

China memang negara yang sedang berkembang sangat pesat pada saat ini terutama dibidang teknologi dan juga ekonomi. Dengan itu pemerintah China ikut berinvestasi dalam bidang teknologi, yaitu untuk membangun data center yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan dunia.

Data center ini dimiliki oleh perusahaan telekomunikasi asal China yaitu China Telcom. Dibutuhkan daya listrik sebesar 150 megawat untuk oprasional data center ini dan juga dibutuhkan biaya $3 miliar untuk membangun data center ini.

2. Harbin Data Center

Lokasi : Helongjiang, China
Total Luas : 2.200 km

Terletak di Harbin, Heilongjiang, Harbin Data Center adalah salah satu fasilitas penyimpanan data yang dimiliki oleh China Mobile. Dibangun dengan luas  7.136.473 kaki atau 2.2 km, data center ini adalah menandakan kemajuan pesat China Mobile di bidang telekomunikasi dan komputasi awan / Cloud.

3. Range International Information Group

Lokasi : Langfang, China
Total Luas : 1.920 km

Data center ini dibangun  diatas tanah seluas 1.92 km atau sebesar 11 kali lebar lapangan sepak bola dan setara gedung pentagon. Data ceter ini membutuhkan daya sebesar 115 MW

Berkolaborasi dengan IBM, Perusahaan Range asal China akan menjalankan pusat data untuk memberikan layanan kepada perusahaan swasta dan badan pemerintah China. IBM akan memberikan layanan desain, teknologi, pelatihan, solusi dan aplikasi bisnis. Fasilitas ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan berfungsi sebagai pusat TI untuk kawasan ini untuk melayani meningkatnya permintaan akan komputasi awan / penyipanan data dan juga perangkat mobile.

4. Switch SuperNAP

Lokasi : Nevada, Amerika Serikat
Total Luas : 1000 km

Dibanugn di daerah strategis untuk penyimapan data di Las Vegas, Nevada Selatan, agar terhindar dari bencana alam seperti gempa. Dengan itu data center ini bisa dbialang aman untuk penyempinan data data penting. 

Proyek ini mencakup penyebaran 500 mil kabel jaringan fiber optik yang akan menghubungkan Reno, Las Vegas, Los Angeles dan San Francisco. Data akan berjalan antara Reno dan Las Vegas hanya dalam 7 mili perdetik, sehingga 50 juta orang mengakses data dalam waktu 14 mili perdetik.

5. Utah Data Center

Lokasi : Utah, Amerika Serikat
Total Luas : 457 km

Data center ini selesai dibangun pada bulan Mei 2014 dengan memakan biaya sebsar $1.5 miliar. Bahkan ketika saat pembukaan, Forbes memperkirakan kapasitas penyimpanan mencapai 3 - 12 exabyte. Data center ini juga membutuhkan daya listrik sebesar 65mw.

6. Microsoft Data Center

Lokasi : Iowa, Amerika Serikat
Total Luas : 365 km

Microsft perusahaan teknologi terbesar ini membangun data center yang dimulai pada tahun 2014. Fasilitas data center ini akan menambah jumlah total data center yang di miliki oleh microsft sebesar 1.2 km. Data center ini berada di negara bagian Iowa, Amerika Serikat dan dibangun dengan biaya $3.1 miliar. Data center direncanakan selesai pad atahun 2019.






EmoticonEmoticon